Updates from Juli, 2011 Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • M.Setiawan 15:34 pada July 30, 2011 Permalink | Balas
    Tags: eternal flame   

    Close your eyes, give me your hand, darling
    Do you feel my heart beating, do you understand?
    Do you feel the same, am I only dreaming?
    Is this burning an eternal flame?

    I believe it’s meant to be, darling
    I watch when you are sleeping, you belong to me
    Do you feel the same, am I only dreaming
    Or is this burning an eternal flame?

    Say my name, sun shines through the rain
    A whole life so lonely, and then you come and ease the pain
    I don’t want to lose this feeling

    [break]

    Say my name, sun shines through the rain
    A whole life so lonely, and then you come and ease the pain
    I don’t want to lose this feeling

    Close your eyes and give me your hand
    Do you feel my heart beating, do you understand?
    Do you feel the same, am I only dreaming
    Or is this burning an eternal flame?

    [break]

    Is this burning an eternal flame?

    An eternal flame?

    (Close your eyes and give me your hand
    Do you feel my heart beating, do you understand?
    Do you feel the same, am I only dreaming
    Or is this burning an eternal flame?)

     
  • M.Setiawan 04:39 pada July 30, 2011 Permalink | Balas
    Tags: wes udah...   

    Wes Udah,,, 

     

     

     
  • M.Setiawan 02:26 pada July 30, 2011 Permalink | Balas
    Tags: Cerita pengantar Buka Puasa   

    Cerita pengantar Buka Puasa 

    From: Freddy Anil

    Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah
    saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen
    sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang
    memilikinya.
    Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama ‘Smiling’..
    Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya
    kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi
    mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan
    kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu
    tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.

    Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak
    bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi ke
    restoran McDonald’s yang berada di sekitar kampus… Pagi itu udaranya
    sangat dingin dan kering…! Sewaktu suami saya akan masuk dalam
    antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu
    sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.
    Ketika saya sedang dalam antrian, menunggu untuk dilayani, mendadak
    setiap orang di sekitar kami bergerak menyingkir, dan bahkan orang yang
    semula antri dibelakang saya ikut menyingkir keluar dari antrian.
    Suatu perasaan panik menguasai diri saya, ketika berbalik dan melihat
    mengapa mereka semua pada menyingkir ? Saat berbalik itulah saya membaui
    suatu ‘bau badan kotor’ yang cukup menyengat, dan… tepat di belakang
    saya berdiri dua orang lelaki tunawisma yang sangat dekil…! Saya
    bingung, dan tidak mampu bergerak sama sekali…..
    Ketika saya menunduk, tanpa sengaja mata saya menatap laki-laki yang
    lebih pendek, yang berdiri lebih dekat dengan saya, dan ia sedang
    ‘tersenyum’ kearah saya….
    Lelaki ini bermata biru, sorot matanya tajam… tapi juga memancarkan
    kasih sayang…!
    Ia menatap kearah saya, seolah ia meminta agar saya dapat menerima
    ‘kehadirannya’ ditempat itu… Ia menyapa ‘Good day..!’ sambil tetap
    tersenyum dan sembari menghitung beberapa koin yang disiapkan untuk
    membayar makanan yang akan dipesan. Secara spontan saya membalas
    senyumnya, dan seketika teringat oleh saya ‘tugas’ yang diberikan oleh
    dosen saya. Lelaki kedua sedang memainkan tangannya dengan gerakan aneh
    berdiri di belakang temannya. Saya segera menyadari bahwa lelaki kedua
    itu menderita defisiensi mental, dan lelaki dengan mata biru itu adalah
    ‘penolong’nya. Saya merasa sangat prihatin.. setelah mengetahui bahwa
    ternyata dalam antrian itu kini hanya tinggal saya bersama mereka…,dan
    kami bertiga tiba-2 saja sudah sampai didepan counter.

    Ketika wanita muda di counter menanyakan kepada saya apa yang ingin saya
    pesan, saya persilahkan kedua lelaki ini untuk memesan duluan… Lelaki
    bermata biru segera memesan ‘Kopi saja, satu cangkir… Nona !’
    Ternyata dari koin yang terkumpul hanya itulah yang mampu dibeli oleh
    mereka (sudah menjadi aturan direstoran disini, jika ingin duduk di
    dalam restoran dan menghangatkan tubuh, maka orang harus membeli
    sesuatu). Dan tampaknya kedua orang ini hanya ingin menghangatkan badan.
    Tiba-2 saja saya diserang oleh rasa iba… membuat saya sempat terpaku
    beberapa saat, sambil mata saya mengikuti langkah mereka mencari tempat
    duduk yang jauh terpisah dari tamu-2 lainnya, yang hampir
    semuanya…sedang mengamati mereka. Pada saat yang bersamaan, saya baru
    menyadari bahwa saat itu semua mata di restoran itu juga sedang tertuju
    ke diri saya…, dan pasti juga melihat semua ‘tindakan’ saya…

    Saya baru tersadar setelah petugas di counter itu menyapa saya untuk
    ketiga kalinya menanyakan apa yang ingin saya pesan. Saya tersenyum…
    dan minta diberikan dua paket makan pagi (diluar pesanan saya) dalam
    nampan terpisah.
    Setelah membayar semua pesanan, saya minta bantuan petugas lain yang ada
    di counter itu untuk mengantarkan nampan pesanan saya ke meja/tempat
    duduk suami dan anak saya. Sementara saya membawa nampan lainnya
    berjalan melingkari sudut kearah meja yang telah dipilih kedua lelaki
    itu untuk beristirahat… saya letakkan nampan berisi makanan itu di
    atas mejanya, dan meletakkan tangan saya di atas punggung telapak tangan
    dingin lelaki bemata biru itu, sambil saya berucap.. ‘makanan ini telah
    saya pesan untuk kalian berdua….’

    Kembali mata biru itu menatap dalam ke arah saya, kini mata itu mulai
    basah ber-kaca2… dan dia hanya mampu berkata ‘Terima kasih banyak,
    nyonya….’
    Saya mencoba tetap menguasai diri saya, sambil menepuk bahunya saya
    berkata… ‘Sesungguhnya bukan saya yang melakukan ini untuk kalian,
    Tuhan juga berada di sekitar sini dan telah membisikkan sesuatu
    ketelinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian….’
    Mendengar ucapan saya, si Mata Biru tidak kuasa menahan haru dan memeluk
    lelaki kedua sambil terisak-isak. Saat itu ingin sekali saya merengkuh
    kedua lelaki itu….

    Saya sudah tidak dapat menahan tangis ketika saya berjalan meninggalkan
    mereka… dan bergabung dengan suami dan anak saya, yang tidak jauh dari
    tempat duduk mereka. Ketika saya duduk suami saya mencoba meredakan
    tangis saya sambil tersenyum dan berkata… ‘Sekarang saya tahu, kenapa
    Tuhan mengirimkan dirimu menjadi istriku…, yang pasti, untuk
    memberikan ‘keteduhan’ bagi diriku dan anak-2ku…!’ Kami saling
    berpegangan tangan beberapa saat…… dan saat itu kami benar-2
    bersyukur dan menyadari,bahwa hanya karena ‘bisikanNYA’ lah kami telah
    mampu memanfaatkan ‘kesempatan’.. untuk dapat berbuat sesuatu bagi orang
    lain yang sedang sangat membutuhkan.

    Ketika kami sedang menyantap makanan, dimulai dari tamu yang akan
    meninggalkan restoran dan disusul oleh beberapa tamu lainnya… mereka
    satu persatu menghampiri meja kami, untuk sekedar ingin ‘berjabat
    tangan’ dengan kami… Salah satu diantaranya, seorang bapak, memegangi
    tangan saya, dan berucap.. ‘tanganmu ini telah memberikan pelajaran yang
    mahal bagi kami semua yang berada disini…, jika suatu saat saya diberi
    kesempatan olehNYA, saya akan lakukan seperti yang telah kamu contohkan
    tadi kepada kami…’ Saya hanya bisa berucap ‘terimakasih’ sambil
    tersenyum. Sebelum beranjak meninggalkan restoran saya sempatkan untuk
    melihat kearah kedua lelaki itu, dan seolah ada ‘magnit’ yang
    menghubungkan bathin kami, mereka langsung menoleh kearah kami sambil
    tersenyum, lalu melambai-2kan tangannya kearah kami…! Dalam perjalanan
    pulang saya merenungkan kembali apa yang telah saya lakukan terhadap
    kedua orang tunawisma tadi, itu benar2 ‘tindakan’ yang tidak pernah
    terpikir oleh saya dan sekaligus merupakan ‘hidayah’ bagi saya…,
    maupun bagi orang-2 yang ada disekitar saya saat itu. Pengalaman hari
    itu menunjukkan kepada saya betapa ‘kasih sayang’ Tuhan itu sangat
    HANGAT dan INDAH sekali…!

    Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah dengan ‘cerita’ ini
    ditangan saya. Saya menyerahkan ‘paper’ saya kepada dosen saya. Dan
    keesokan harinya, sebelum memulai kuliahnya saya dipanggil dosen saya ke
    depan kelas, ia melihat kepada saya dan berkata, ‘Bolehkah saya
    membagikan ceritamu ini kepada yang lain?’ dengan senang hati saya
    mengiyakan. Ketika akan memulai kuliahnya dia meminta perhatian dari
    kelas untuk membacakan paper saya. Ia mulai membaca…. para siswapun
    mendengarkan dengan seksama cerita sang dosen, dan ruangan kuliah
    menjadi sunyi… Dengan cara dan gaya yang dimiliki sang dosen dalam
    membawakan ceritanya… membuat para siswa yang hadir di ruang kuliah
    itu seolah ikut melihat bagaimana sesungguhnya kejadian itu berlangsung,
    sehingga para siswi yang duduk di deretan belakang didekat saya
    diantaranya datang memeluk saya untuk mengungkapkan perasaan harunya.
    Diakhir pembacaan paper tersebut, sang dosen sengaja menutup ceritanya
    dengan mengutip salah satu kalimat yang saya tulis diakhir paper saya
    .. ‘Tersenyumlah dengan ‘HATImu’, dan kau akan mengetahui betapa
    ‘dahsyat’ dampak yang ditimbulkan oleh senyummu itu…’

    Dengan caraNYA sendiri, Tuhan telah ‘menggunakan’ diri saya untuk
    menyentuh orang-orang yang ada di McDonald’s, suamiku, anakku, guruku,
    dan setiap siswa yang menghadiri kuliah di malam terakhir saya sebagai
    mahasiswi. Saya lulus… dengan 1 pelajaran terbesar yang tidak pernah
    saya dapatkan di bangku kuliah manapun, yaitu : ‘PENERIMAAN TANPA
    SYARAT’.

    Banyak cerita tentang kasih sayang yang ditulis untuk bisa diresapi oleh
    para pembacanya, namun bagi siapa saja yang sempat membaca dan memaknai
    cerita ini diharapkan dapat mengambil pelajaran bagaimana cara….
    MENCINTAI SESAMA, DENGAN MEMANFAATKAN SEDIKIT HARTA-BENDA YANG KITA
    MILIKI…, bukannya… MENCINTAI HARTA-BENDA YANG BUKAN MILIK KITA,…
    DENGAN MEMANFAATKAN SESAMA…!

    Jika anda berpikir bahwa cerita ini telah menyentuh hati anda, teruskan
    cerita ini kepada orang2 terdekat anda. Disini ada ‘malaikat’ yang akan
    menyertai anda, agar setidaknya orang yang membaca cerita ini akan
    tergerak hatinya untuk bisa berbuat sesuatu (sekecil apapun) bagi
    sesama… yang sedang membutuhkan uluran tangannya…!

    Orang bijak mengatakan :
    Banyak orang yang datang dan pergi dari kehidupanmu…, tetapi hanya
    ‘sahabat yang bijak’ yang akan meninggalkan JEJAK di dalam hatimu.
    Untuk berinteraksi dengan dirimu, gunakan nalarmu… Tetapi untuk
    berinteraksi dengan orang lain, gunakan HATImu…!
    Orang yang kehilangan uang, akan kehilangan banyak; Orang yang
    kehilangan teman, akan kehilangan lebih banyak…! Tapi orang yang
    kehilangan keyakinan, akan kehilangan semuanya..!
    Tuhan menjamin akan memberikan kepada setiap hewan makanan bagi mereka,
    tetapi DIA tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka,…
    hewan itu tetap harus BERIKHTIAR untuk bisa mendapatkannya.
    Orang-orang muda yang ‘cantik’ adalah hasil kerja alam, tetapi
    orang-orang tua yang ‘cantik’ adalah hasil karya seni…. Belajarlah
    dari PENGALAMAN MEREKA, karena engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk
    bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman dirimu sendiri.

    Cherio…

    [Non-text portions of this message have been removed]

    ***************CONFIDENTIALITY: The information contained in or attached to this
    electronic transmission is confidential and may be legally privileged. It is
    intended only for the person or entity to which it is addressed. If you are not
    the intended recipient, you are hereby notified that any distribution, copying,
    review, retransmission, dissemination or other use of this electronic
    transmission or the information contained in it is strictly prohibited. If you
    have received this electronic transmission in error, please immediately contact
    the sender to arrange for the return of the original documents.

    _________________________________________________________________
    Easily publish your photos to your Spaces with Photo Gallery.
    http://get.live.com/photogallery/overview

     
  • M.Setiawan 10:37 pada July 25, 2011 Permalink | Balas
    Tags: Maaf   

    Mari Kita pulangkan semua pemahaman akan permintaan maaf dalam kalbu kita yang paling dalam..Selamat Menyabut Bulan Suci Maafin Ane Ya..

     
  • M.Setiawan 10:45 pada July 15, 2011 Permalink | Balas
    Tags: 4 Manfaat Bertunangan Sebelum Menikah   

    4 Manfaat Bertunangan Sebelum Menikah 

    KOMPAS.com – Banyak pasangan yang tidak melihat pentingnya bertunangan sebelum menikah, sehingga tidak banyak juga yang melakukannya. Padahal, ada beberapa budaya yang memang menganjurkan adanya proses pertunangan terlebih dulu, sebagai tahap awal sebelum menuju ke gerbang perkawinan.

    Namun, seiring dengan perkembangan masa, banyak orang yang kurang memahami manfaat yang dapat diperoleh melalui masa pertunangan dan menganggap hal ini hanyalah bagian dari formalitas belaka. Nah, jika Anda memang sekarang sudah memasuki hubungan yang lebih serius daripada berpacaran dan ingin lanjut ke pernikahan, coba pertimbangkan masalah pertunangan dengan membaca beberapa manfaatnya berikut ini:

    1. Pertunangan menjadi pijakan solid sebelum pernikahan
    Begitu Anda menyatakan akan menjadi pasangan si dia selamanya, dalam masa ini Anda berdua akan belajar untuk saling mendengarkan satu sama lain, mendiskusikan berbagai perbedaan pandangan, dan yang terpenting adalah merayakan perjalanan cinta dan komitmen Anda.

    2. Lewat pertunangan, Anda belajar merencanakan
    Tidak perlu sampai ke rencana masa depan keluarga dulu. Saat bertunangan, Anda pasti akan sibuk membuat rencana untuk hari pernikahan, bukan? Dari situ Anda akan belajar bagaimana merencanakan suatu hal yang penting, sehingga sebisanya harus mengakomodasikan kebutuhan dan keinginan kedua belah pihak. Jika di fase ini sudah lulus, tentunya akan lebih mudah bagi Anda untuk membuat rencana-rencana lainnya, seperti waktu untuk memiliki anak misalnya.

    3. Membiasakan diri pada kenyataan Anda tak lagi hidup sendiri
    Kalau dulu sewaktu masih berpacaran Anda tidak perlu setiap kali pamit ketika akan pergi, kini Anda belajar sedikit tentang berbagi hidup dengan orang lain. Sejauh mana Anda dapat merasa nyaman ketika hidup ini tidak lagi dijalani sendiri dan apakah Anda dapat selalu jujur mengatakan apa yang Anda lakukan. Selain itu, Anda juga akan belajar untuk memberi kepercayaan pada pasangan untuk mengambil tindakan yang berdampak besar terhadap Anda berdua.

    4. Belajar menghadapi peran yang baru
    Jika dulu hidup Anda diisi dengan peran sebagai anak, pekerja di kantor, dan kekasih, kini ada peran baru yang perlu Anda pelajari: yaitu menjadi (calon) istri. Untuk itu, Anda bisa jadi akan mulai belajar mengurus rumah sendiri -dengan asumsi nantinya Anda tidak lagi tinggal di rumah orangtua. Selain itu, bagaimana mengurus suami dengan menyiapkan makanan serta segala keperluannya. Belajar memasak ataupun pekerjaan rumah tangga akan menyenangkan untuk dilakukan pada masa ini.

    http://female.kompas.com/read/2011/07/14/0935512/4.Manfaat.Bertunangan.Sebelum.Menikah

     
  • M.Setiawan 07:23 pada July 11, 2011 Permalink | Balas
    Tags: Aku Malu Masuk Kelas, Ibu   

    Ibu, Aku Malu Masuk Kelas 

    SEMARANG, KOMPAS.com — “Ibu, saya malu masuk kelas,” kata Putri Noor Khasanah (9), siswa kelas III SD Juara, kepada Heni, ibunya. “Enggak apa-apa, temannya kan banyak. Pak guru dan bu gurunya juga baik, kan?” kata Heni. Dialog itu terus berlanjut, sementara teman-temannya sudah mulai masuk kelas.

    Putri merupakan salah satu siswa SD Juara yang langsung masuk kelas III. Dia pindahan dari sebuah SD Negeri di kawasan Mrican, Semarang. Sebagai anak baru, ia tak sendirian merasa malu. Banyak teman lainnya yang juga tak mau masuk kelas karena belum mempunyai teman akrab.

    “Assalamualaikum!” kata seorang badut yang sengaja disiapkan pihak sekolah. “Waalaikumsalam,” sahut anak-anak riuh. Keriuhan itu memancing Putri menengok dalam ruangan. Sementara dua badut yang asyik mendongeng ternyata menimbulkan ketakutan pada Salman Faturahman, adik sepupu Putri. Ia menangis dan meronta. “Adik tidak usah menangis. Ayo kakak temani,” kata Putri kepada Salman.

    Begitulah suasana hari pertama masuk sekolah di SD Juara, sekolah inklusif gratis binaan Rumah Zakat Indonesia cabang Semarang. Meski suasana sedikit gaduh, intervensi guru untuk menyelesaikan masalah tidaklah dominan.

    “Guru lebih banyak berfungsi sebagai katalisator saja. Mengondisikan situasi siswa agar mampu mencari jalan keluar terhadap permasalahannya sendiri,” kata Joko Kristiyanto, Kepala SD Juara.

    Putri meruapakan salah satu siswa pindahan dari sekolah negeri. Menurut ibunya, meski SD Negeri juga gratis, tetapi sering juga ada iuran. Itulah yang menyebabkan Putri dipindah ke sekolah yang juga gratis ini.

    “Belum lagi harus beli buku, alat tulis, seragam, dan lain-lain,” kata Heni.

    Putri hanyalah salah satu contoh, betapa pendidikan ternyata tak hanya butuh pembebasan SPP. Lebih dari itu, para orangtua membutuhkan sikap sportif dari penyelenggara pendidikan untuk tidak menarik iuran di luar ketentuan.

    “Kalau di kota seperti Semarang biasa. Ada yang alasan untuk les, untuk beli ini dan itu. Makanya saya pindah ke sini, jadi enggak perlu beli seragam, buku, atau apa pun,” kata Heni.

    http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/11/11495810/Ibu.Aku.Malu.Masuk.Kelas

     
  • M.Setiawan 06:39 pada July 11, 2011 Permalink | Balas
    Tags: Para Pelajar Akan Dialog di Kapal Perang   

    Para Pelajar Akan Dialog di Kapal Perang 

    SURABAYA, KOMPAS.com – Para pelajar dari Jawa, Bali dan Lampung yang mengikuti kegiatan Duta Seni Pelajar akan melakukan dialog mengenai generasi muda di atas kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Surabaya yang berada di Selat Madura. Seksi Publikasi Duta Seni Pelajar, Henri Nurcahyo mengatakan, Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah kegiatan yang akan digelar 12-14 Juli 2011.

    “Kegiatan lain yang akan diikuti para pelajar itu adalah outbound, kunjungan ke Museum Angkatan Laut dan ke Jembatan Suramadu,” kata Henri. Acara tahunan ini digelar di ibu kota provinsi di Jawa dan Bali sejak tahun 2000 dan saat ini sudah memasuki tahun ke-12. “Provinsi Lampung merupakan pendatang baru dalam kegiatan yang semula bernama Duta Seni Jawa-Bali. Beragam sajian kesenian bakal dihadirkan kontingen dari delapan provinsi ini,” katanya.

    Dalam kegiatan bertema “Bangun Jati Dirimu Lewat Prestasi dan Seni” itu, dijadwalkan dibuka Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada Selasa (12/7/2011) besok, pukul 14.00 WIB. Menurut Henri, Duta Seni Pelajar lahir berdasarkan kesepakatan bersama antara enam provinsi se-Jawa dan Bali melalui forum konsultasi regional pembangunan (Koregbang) yang digagas oleh Bappeda se-Jawa dan Bali.

    Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr Harun MSi, MM, menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mewadahi dan menyalurkan bakat, kreativitas seni budaya di kalangan pelajar. “Selain itu juga dapat menumbuhkan apresiasi terhadap seni budaya serta memerangi kebiasaan-kebiasaan negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, penyebarluasan HIV/AIDS, dan lain-lain,” katanya.

    Kegiatan ini, katanya, juga dijadikan sebagai forum bertukar informasi, berbagi rasa, berbagi pengetahuan dan berbagi pengalaman keunikan seni dan budaya dari masing-masing provinsi peserta, yang diharapkan akan lebih mempererat tali persaudaraan di antara mereka. Beragam sajian yang disuguhkan masing-masing kontingen.

    Lampung menampilkan Tari Bendana, yaitu tari tradisional yang biasa dipertunjukkan dalam acara-acara adat sebagai ungkapan rasa gembira. Provinsi Banten menghadirkan fragmen tari Saba Budaya yang merupakan perpaduan gerak tari rakyat, rudat, panghitung dan esensi kehidupan heterogen masyarakat Banten, khususnya di masyarakat pedalaman. “Sedangkan sendratari ’Mirah, Singa Betina dari Marunda’ disajikan oleh kontingen dari DKI Jakarta,” kata Henri.

    Sebuah pertunjukan unik bernama Wayang Ringkang akan dilakonkan oleh kontingen Provinsi Jawa Barat dengan lakon Alengka Runtag.

    Provinsi Jawa Tengah menampilkan tarian berjudul “Lengganis”, sedangkan Provinsi DIY hadir dengan karya tari “Sinjang Kaserat”. Sementara, tuan rumah Jawa Timur dengan karya “Kelana Titah” dan Bali menampilkan “Srikandi Semarapura”.

    http://edukasi.kompas.com/read/2011/07/11/13090131/Para.Pelajar.Akan.Dialog.di.Kapal.Perang

     
  • M.Setiawan 13:59 pada July 10, 2011 Permalink | Balas
    Tags: Gejala Kanker Prostat   

    Sering Kencing, Awas Gejala Kanker Prostat 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kanker prostat stadium dini memang tidak menunjukkan gejala. Setelah kanker berkembang baru muncul gejala walaupun tidak begitu khas.

    “Gejala yang muncul menyerupai gejala Benigh Prostatic Hyperplasia (BPH) yakni pembesaran prostat jinak yang dijumpai di usia lanjut usia,” ungkap Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo Sp PD, KHOM, FACP dalam talkshow Kenali dan Waspadai Kanker Prostat di Jakarta, Sabtu (9/7/2011).

    Dikatakan, gejala tersebut timbul karena kanker menyebabkan penyumbatan parsial pada aliran air kemih melalui uretra.

    “Kanker prostat bisa menyebabkan air kemih berwarna merah karena mengandung darah atau menyebabkan terjadinya terjadinya penahanan air kemih mendadak,” ucapnya.

    Berikut ini gejala yang sering ditemui pada penderita kanker prostat :

    • Sering ingin buang air kecil, terutama pada malam hari.
    • Kesulitan untuk mulai buang air kecil atau menahan air seni.
    • Aliran air seni lemah atau terganggu
    • Perasaan nyeri atau terbakat saat buang air kecil.
    • Adanya darah pada air seni atau air mani.
    • Gangguan seksual la seperti sulit ereksi atau nyeri saat ejakulasi.
    • Sering nyeri atau kaku pada punggung bawah, pinggul dan paha atas.
     
  • M.Setiawan 11:37 pada July 8, 2011 Permalink | Balas
    Tags: Fakta tentang IBU   

    Fakta Tentang Ibu 

     
    Mother is the best super hero in the world
     
    Quote:
    Quote:
    waktu kamu berumuran 1 tahun , dia menyuapi dan memandikanmu … Sebagai balasannya … Kau menangis sepanjang malam.
    Quote:
    waktu kamu berumur 2 tahun , dia mengajarimu bagaimana cara berjalan ..
    Sebagai balasannya …. Kamu kabur waktu dia memanggilmu
    Quote:
    waktu kamu berumur 3 tahun , dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .. Sebagai balasannya …… Kamu buang piring berisi makananmu ke lantai
    Quote:
    waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna …. Sebagai balasannya .. Kamu corat coret tembok rumah dan meja makan
    Quote:
    waktu kamu berumur 5 tahun , dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..sebagai balasannya … Kamu memakainya bermain di kubangan lumpur
    Quote:
    waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah … Sebagai
    balasannya … Kamu berteriak “nggak mau ..!”
    Quote:
    waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola … Sebagai balasannya .kamu melemparkan bola ke jendela tetangga
    Quote:
    waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim … Sebagai balasannya… Kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu
    Quote:
    waktu kamu berumur 9 tahun , dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu .sebagai balasannya …. Kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar
    Quote:
    waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun .. Sebagai balasannya … Kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam
    Quote:
    waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop .. Sebagai balasannya … Kamu minta dia duduk di barisan lain
    Quote:
    waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa … Sebagai balasannya …. Kamu tunggu sampai dia keluar rumah
    Quote:
    waktu kamu berumur 13 tahun , dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya ….sebagai balasannya.. Kamu bilang dia tidak tahu mode
    Quote:
    waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan .. Sebagai balasannya …. Kamu nggak pernah menelponnya
    Quote:
    waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu … Sebagai balasannya … Kamu kunci pintu kamarmu
    Quote:
    waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil ….sebagai balasannya …. Kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya
    Quote:
    waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting … Sebagai balasannya …. Kamu pakai telpon nonstop semalaman
    Quote:
    waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus sma.. Sebagai balasannya …. Kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi
    Quote:
    waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu
    ke kampus pada hari pertama … Sebagai balasannya …. Kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen
    Quote:
    waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya “darimana saja seharian ini?”.. Sebagai balasannya … Kamu menjawab “ah,cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang.”
    Quote:
    waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu … Sebagai balasannya …. Kamu bilang “aku nggak mau seperti kamu.”
    Quote:
    waktu kamu berumur 22 tahun,
    dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus
    perguruan tinggi .. Sebagai balasanmu … Kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri
    Quote:
    waktu kamu berumur 23 tahun,
    dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah
    barumu … Sebagai balasannya … Kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu
    Quote:
    waktu kamu berumur 24 tahun,
    dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya
    tentang rencana di masa depan … Sebagai balasannya … Kamu mengeluh
    “aduh gimana sih kok bertanya seperti itu.”
    Quote:
    waktu kamu berumur 25 tahun,
    dia membantumu membiayai pernikahanmu ..
    Sebagai balasannya … Kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.
    Quote:
    waktu kamu berumur 30 tahun,
    dia memberimu nasehat bagaimana merawat
    bayimu … Sebagai balasannya …. Kamu katakan “sekarang jamannya sudah beda.”
    Quote:
    waktu kamu berumur 40 tahun , dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah
    satu saudara dekatmu .. Sebagai balasannya kamu jawab “aku sibuk sekali,
    nggak ada waktu.”
    Quote:
    waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu … Sebagai balasannya …. Kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

    dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang … Dan tiba-tiba kamu
    teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, … Dan itu menghantam
    hatimu bagaikan pukulan godam

    Quote:

    maka …
    Jika orangtuamu masih ada … Berikanlah kasih sayang dan perhatian lebih dari yang pernah kamu berikan selama ini
    jika orang tuamu sudah tiada … Ingatlah kasih sayang dan cintanya yang telah diberikannya dengan tulus tanpa syarat kepadamu…

    Semoga Bermanfaat ..:) 

    http://www.tongberisi.net

     
  • M.Setiawan 08:40 pada July 3, 2011 Permalink | Balas
    Tags: hahay...   

    Cinta ini..Bersemayan dalam Kalbu

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.