7 september 2009

20090906133324philipine2Kapal Superferry itu berlayar dari Filipina Selatan Penjaga pantai Filipina mengatakan sebuah kapal feri tenggelam yang menyebabkan sedikitnya lima orang meninggal, tetapi 900 lainnya diselamatkan.

Sejauh ini puluhan orang hilang setelah kapal feri dengan penumpang lebih dari 960 orang, tenggelam di dekat kota Zamboanga.

Menteri pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro, mengatakan kepada BBC bahwa operasi penyelematan didukung oleh cuaca yang baik dan ada sejumlah kapal di dekat lokasi saat keluar perintah untuk memberi bantuan.

“Untungnya, cuaca bagus dan jarak yang masih dekat ke darat dan juga kedekatan dengan kapal-kapal penolong menjadi faktor yang sangat menentukan bagi kami. Jadi, untuk sementara waktu ini kami memusatkan perhatian pada penyelamatan orang yang mungkin masih berada di lokasi,” kata Teodoro.

Belum jelas penyebab kandasnya kapal itu.

Miring

Pemilik kapal Superferry 9 itu mengatakan lebih dari 800 orang telah diselamatkan namun tiga orang meninggal dunia dan lebih dari 80 lainnya masih hilang.

Kapal tersebut berlayar di semenanjung Zamboanga selatan ketika mulai miring.

Kapal kemudian mengirimkan sinyal bahaya dan tidak lama kemudian, polisi air angkatan laut, angkatan udara serta kapal-kapal pribadi menuju lokasi untuk memberikan bantuan.

Superferry 9 dikatakan mengangkut 847 penumpang dan 117 awak kapal, ditambah dengan empat pengawal laut dalam perjalanan General Santos ke Ilioilo.

Pernyataan yang dimuat di situs internet Superferry, menyebutkan kapal mulai miring ke arah kanan pukul 02.30 hari Minggu waktu setempat.

Para penumpang diperintahkan untuk mengenakan jaket pelampung sementara kapten kapal berusaha memulihkan posisi kapal, kata pernyataan Superferry.

Ketika kapten memutuskan kecondongan kapal itu tidak bisa dikembalikan, maka dia mengeluarkan perintah untuk meninggalkan kapal, dan sekoci kemudian diturunkan.

Sejumlah pejabat mengatakan orang-orang yang berhasil diselamatkan kemudian dipindahlan ke kapal angkatan laut, dua kapal sipil yang berada di dekat lokasi dan sejumlah perahu yang menuju lokasi setelah menerima sinyal bahaya. Angkatan udara dan angkatan darat Filipina telah mengirimkan helikopter untuk membantu pencarian.

Laksamana Wilfredo Tamayo dari penjaga pantai Filipina, mengatakan pihaknya berharap para penumpang yang masih hilang telah diselamatkan oleh kapal-kapal labin. Penyebab tenggelamnya kapal belum diketahui, tetapi kondisi cuaca dilaporkan cukup baik ketika kecelakaan terjadi.

dikutip dari : bbcindonesia.com