20091030043848internetInternet akan melakukan perubahan terbesar dengan disetujuinya rencana memberlakukan alamat web menggunakan karakter non Latin.

Badan pengatur internet, Icann memutuskan mengijinkan nama domain menggunakan abjad Arab, Cina dan abjad lainnya dalam pertemuan tahunan di Seoul.

Setengah lebih dari 1,6 milyar penduduk yang menggunakan internet memakai bahasa dengan abjad non Latin.

Internationalised Domain Names (IDNs) yang pertama akan digunakan tahun depan.

Rencana IDNs disetujui pertama kali dalam pertemuan Juni 2008 namun pengujian sistem telah berlangsung selama dua tahun.

Domain Name System (DNS) akan diubah sehingga dapat dikenali dan diterjemahkan ke abjad non Latin.

DNS bertindak seperti buku telepon yang memudahkan memahami nama-nama domain kedalam angka-angka komputer yang dikenali yang disebut alamat
Internet Protocol (IP).