Sabtu, 25 September 2010 | 20:59 WIB
KOMPAS.com – Catatan paling tegas dari Badan PBB adalah Pakistan masih mengalami banjir bandang. Tanpa ampun banjir terus mengharu-biru negeri itu. Kini, giliran Porvinsi Sindh direndam air bah.
Kantor PBB untuk Masalah Koordinasi Kemanusiaan mengatakan satu juta lebih rumah diyakini rusak atau hancur, sebagaimana warta AP dan AFP pada Sabtu (25/9/2010). Badan PBB tersebut mengatakan survei udara di atas daerah Danau Manchar, Provinsi Sindh menunjukkan banyak warga masih terdampar bersama ternak mereka di sejumlah pulau yang terbentuk akibat banjir.

Seturut pengamatan pula, di bagian selatan Pakistan, air banjir memakan waktu lebih lama untuk surut.
Kantor PBB untuk Masalah Koordinasi Kemanusiaan mengatakan penduduk Pakistan barat laut kembali ke kampung mereka tetapi dikhawatirkan pangan dan bantuan lainnya mungkin tidak bisa mencukupi sebelum musim dingin tiba. Karena berbagai jalan dan jembatan rusak, kata PBB, para korban banjir di Baluchistan tidak mendapat bantuan sebagaimana mestinya.
Jumlah keseluruhan warga Pakistan yang memerlukan bantuan pangan mencapai 10 juta jiwa, separuhnya adalah warga yang terkena dampak banjir.