TELUK WONDAMA, KOMPAS.com – Acara malam Natal 2010 di daerah pengungsian di Wasior, Papua Barat, pada Jumat (24/12/2010) malam berlangsung dengan lancar. Di Gereja GKI Sola Gracia kampung Rado, di sepanjang puji-pujian diiringi dengan irama musik seruling dan tambur.
Para jemaat yang semuanya adalah pengungsi banjir bandang seperti tidak memedulikan hujan yang turun di sepanjang sore hingga malam, mereka tetap antusias melakukan ibadat sebelum Natal tersebut. Acara misa tersebut dipimpin oleh Pendeta Yosep Kinhau.
Yosep Kinhau meminta kepada para jemaat agar tetap tabah menghadapi nasib yang diterima oleh para pengungsi. Menurutnya, bencana alam didatangkan untuk menguji manusia. “Sebagai manusia, kita kecewa karena kita diberi duka cita. Tetapi di dalam ujian itu terdapat kasih Tuhan. Pasti akan ada suka cita yang baru,” kata Yosep.
Para jemaat yang terdiri dari puluhan orang dewasa dan anak-anak pun terlihat sangat antusias dengan acara tersebut. Terlihat mereka baru keluar pada saat misa ditutup pendeta. (Tribunnews/Gendra Gunawan)

Source: http://megapolitan.kompas.com/read/2010/12/24/22490140/Malam.Natal.di.Wasior.Diringi.Tambur