MINGGU, 26 JUNI 2011 | 14:31 WIB

fotoTEMPO Interaktif, – Orang yang tinggal di pedesaan memiliki tingkat stes dan kegelisahan lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tinggal di perkotaan. Menurut sebuah studi, otak orang kota dan orang desa berbeda.

Sejumlah penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa orang yang lahir dan dibesarkan di kota lebih mudah merasa gelisah atau mengalami gangguan mood dibandingkan mereka yang tinggal di pedesaan. Belum diketahui penjelasan biologisnya, namun berdasarkan penelitian, seperti ditulis laman The Telegraph, Minggu, 26 Juni 2011, setiap orang menggunakan bagian otaknya berdasarkan di mana ia tinggal.

Penelitian itu diadakan oleh Institut Universitas Kesehatan Mental Douglas yang melibatkan sejumlah pasien dari kota dan desa. Dalam penelitian itu ditemukan bahwa penduduk kota lebih banyak menggunakan bagian otak yang disebut amygdala yang mempengaruhi pengaturan emosi dan mood. Sementara itu, penduduk desa lebih banyak menggunakan bagian otak yang disebut cingulate cotex yang mengatur stres.

“Penelitian menunjukkan masyarakat kota berisiko mengalami gangguan kegelisahan 21 persen lebih tinggi dibandingkan orang desa dan berisiko 39 persen lebih tinggi mengalami gangguan mood,” kata Jens Pruessner, salah satu peneliti. Selain itu, Pengidap schizophrenia juga dua kali lebih banyak ditemukan di kota.

AQIDA SWAMURTI